Saturday, February 27, 2021
Home Review Little Women (2020) Review: Not Just For Woman

Little Women (2020) Review: Not Just For Woman

Little Women mengisahkan empat saudara perempuan ketika mereka menghadapi kekurangan dan ketidakhadiran seorang ayah selama tahun-tahun. Mereka tumbuh dewasa bersama-sama dengan bakat yang mereka miliki.

Meg (Emma Watson) yang penuh tanggung jawab sangat menyukai fashion, si tomboi Jo (Saoirse Ronan) bermimpi menjadi penulis dan ingin keliling dunia, Amy (Florence Pugh) senang melukis, sedangkan si pemalu Beth (Eliza Scanlen) senang bermain piano. Sesuai novelnya, tiap gadis digambarkan sebagai individu dengan kekurangan dan kekuatan masing-masing.

(Buku ‘Little Women’ dan adaptasinya dalam bentuk film)

Terinsipirasi dari Masa Kecil Si Penulis

Berdasarkan novel klasik ‘Little Women’ karya Louisa May Alcott tahun 1868, kisah ini terinspirasi dari masa kecil si penulis sendiri bersama ketiga saudarinya.

Sebagian besar cerita diambil dari sudut pandang Jo. Jo memiliki karakter bebas, tomboi, dan bermimpi besar. Ia ingin menjadi penulis terkenal dan keliling dunia. Dalam film ‘Little Women’ kali ini, ketiga saudarinya Meg, Amy, dan Beth mendapatkan porsi ceritanya masing-masing.

(Film ‘Little Women’ tahun 1949)

Pernah Dibuat Film Tahun 40’an

Melihat film ‘Little Women’ sebelumnya, Greta Gerwig selaku sutradara dan penulis cerita film ini cukup pintar mengambil celah-celah yang bisa dikembangkan. Misalnya cerita di acara dansa Meg, scene saat Amy dan Laurie bertemu di Paris, ataupun scene antara Jo dan Beth di pantai. Jalan cerita film ini pun beberapa kali mengambil langkah flashback dan terasa lebih dramatis dari film sebelumnya. Banyak hal dalam cerita ini yang bikin sangat relate dengan karakter Jo. Hal yang mencolok dalam dialog Jo adalah ketika ia mewakili realita feminisme di abad-19 dan berkata

“Women have minds and souls as well as just hearts, and they’ve got ambition and talent as well as just beauty. And I’m sick of people saying that love is all a woman is fit for.”

Buku ‘Little Women’ juga diadaptasi dalam bentuk film lain yang berjudul sama di tahun 1949 dan 1994. Kalau kamu pilih baca bukunya atau nonton filmnya nih? Kalau masih bingung, coba deh tonton trailer filmnya di bawah ini.

(Trailer film ‘Little Women’)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments