6
57 shares, 6 points
(seputarpapua.com)

Umat manusia sedang murung, sedang menangis atas pandemi yang kita hadapi sekarang ini, pandemi  covid 19…

Memang dunia dalam masa sulit pada fase ini…
Jumlah korban wabah covid 19 semakin hari, semakin meningkat…

Banyak faktor yang mengakibatkan kenapa pandemi ini belum bisa diredam penyebaran nya di masyarakat kita…

Adapun salah satu  faktor nya  adalah dikarenakan kondisi  jiwa masyarakat kita masih gampang  bergejolak…
Dalam artian tidak stabil…

Terkadang terlalu mudah yakin, optimis bahwa pandemi ini tidak akan membahayakan nyawa kita, segala nya sudah ditetapkan Tuhan…
Bahkan kematian pun adalah urusan Tuhan…

Sehingga kita terlalu mudah menghiraukan kan  bahaya nyata yang sedang kita hadapi…

Bukan kah kita diajarkan ikat dulu unta mu, kemudian bertawakal?
Bukan bertawakal, tetapi unta tidak diikat

badui, berkelompok, berkumpul
(pexels.com)

Di sisi lain, kita sangat mudah beralih pada perasaan panik, mudah takut apabila kita akan terpapar juga…

Kita butuh ketenangan dalam menjalani setiap langkah, setiap tahapan dalam kehidupan yang kita jalani ini, khusus nya pada masa sulit sekarang

Untuk bisa secara bijak menyikapi kondisi yang mencekamkan pada masa sulit ini, kita sebagai bangsa harus mampu untuk mencapai kondisi jiwa yang tenang, jiwa yang matang…
Kita sebagai bangsa membutuhkan kesabaran…

Kesabaran bukan berarti kita lemah, justru sebalik nya…
Kesabaran adalah kekuatan kita untuk menahan dari apa yang ingin kita luapkan, atau lepaskan…
Sehingga dengan penuh kesabaran kita sampai pada tujuan yang ingin kita capai…

Agar selamat melalui ini kehidupan, masa sulit pandemi covid 19…

Kita juga harus mampu untuk bersandar, berpijak yang nama nya iman…
Kita harus menjadikan iman sebagai kekuatan kita dalam perjalanan kehidupan ini…

Iman ibarat nya seperti mata angin, arah yang mau kita tuju…
Agar tujuan kita lebih cepat tercapai kita membutuhkan ilmu…

Iman dan ilmu…
Ke dua hal ini adalah hal yang berbeda, substansi yang tak sama namun saling menguatkan antara satu yang lain nya…

Iman lebih menekankan pada ketaatan kita, ibadah kita…
Dalam kontek pandemi, iman diibaratkan kepatuhan terhadap peraturan yang ditetapkan pemerintah….

Sedangkan ilmu lebih menekankan pada ketepatan sasaran, ketepatan penggunaan nya.
Dalam kontek pandemi, setiap individu harus menempatkan segala bentuk aktivitas yang dilakukan agar mampu meredam penyebaran covid 19…

Atau dalam istilah manajemen adalah efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan nya…

Yang pada akhir nya, kita harus bersyukur sebagai manusia, sebagai bangsa…
Karena kita masih hidup, masih bisa merasakan anugrah kehidupan ini meskipun dengan berbagai kesulitan yang kita hadapi…

Karena banyak orang yang telah tiada,
yang telah meninggal,
yang telah berada di liang kubur untuk menginginkan kehidupan ini kembali…
Namun tidak bisa kembali…


Like it? Share with your friends!

6
57 shares, 6 points

What's Your Reaction?

Senang Senang
1
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut
Sedih Sedih
1
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format